Metode Galian Fondasi dan Terowongan Untuk Pekerjaan Jalan (1)

Pada pekerjaan jalan mungkin saja ada pekerjaan galian tanah untuk fondasi bangunan atau bahkan terowongan. Disini diuraikan secara singkat saja.

1. Galian Fondasi

     Yang dimaksud dengan pekerjaan tanah disini adalah pekerjaan galian tanah untuk keperluan bangunan dibawah tanah / sub structure. Dimana bekas galian yang tidak diperlukan lagi oleh bangunan, akan ditimbun kembali, sesudah itu stabilitasnya tidak terganggu lagi.

     Galian disini sifat sementara, yaitu setelah struktur fondasi selesai dikerjakan , maka galian tanah akan ditimbun kembali . Oleh karena itu, tergantung kondisi lapangan yang ada, galian dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misal lahan yang ada cukup luas, maka galian , akan dilakukan dengan slope sesuai dengan lereng alamnya agar tidak terjadi keruntuhan dengan tanpa perkuatan. Tetapi bila lahannya sangat terbatas, biasanya galian dibuat tegak dengan menggunakan perkuatan sementara, yang nantinya setelah struktur  fondasi selesai, perkuatan tersebut dibongkar kembali .

     Kemudian setelah itu, sisa galian yang ada ditimbun kembali dan dipadatkan, lihat gambar 1

2. Galian Terowongan

     Galian disini sifatnya juga sementara, sebelum lining terowongan dibuat. Volume galian terowongan selalu terjadi waste , karena tidak mungkin lobang yang diperlukan untuk struktur terowongan dapat dibuat persis. Jumlah waste yang terjadi, sangat tergantung dari jenis tanah yang ada. Makin keras tanah yang ada , maka wastenya akan lebih kecil, dibanding bila tanahnya lunak. Pengalaman ini diperlukan untuk menghitung jumlah volume galian yang diperlukan pada proses cost estimate.

     Untuk mengembalikan stabilitas tanah, maka setelah struktur terowongan selesai dibangun, sisa-sisa lobang yang ada harus segra ditutup kembali. Bila lining beton menggunakan beton maka sisa lobang yang tidak diperlukan oleh struktur juga harus diisi beton, bahkan terkadang juga diperlukan grouting untuk betul-betul dapat mengisi sisa lobang yang masih ada. Pengalaman ini juga penting untuk proses cost estimate. Lihat gambar 2

 (bersambung)

About these ads

4 thoughts on “Metode Galian Fondasi dan Terowongan Untuk Pekerjaan Jalan (1)

  1. Pak, cara yg paling mudah dan yg umum digunakan untuk “backfill” rongga di balik tunnel concrete lining adalah dengan cara grouting( backfill grouting )dengan perbandingan tertentu campuran semen+pasir+air+additive(bila diperlukan).Tks

  2. Mohon Petunjuknya, kalau saya mau membuat pondasi di daerah tambang Batu Bara, sebaiknya pondasi apa yang saya gunakan?apakah tiang pancang atau bored pile, mohon petunjuk metodenya.

    terima kasih

  3. Ass. Pak, saya sgt tertarik dgn pekerjaan terowongan krn saya baru memahami dan menjadi kenyataan berada dalam tubuh bumi (pegunungan/bukit)dgn mengkondisikan/ mempelajari keadaan geologi (gejala2 geologi dan geomekanika batuan). Saat ini saya msk dlm tim pekerjaan terowongan pembangunan bnedungan jatigede, sumedang.
    Pak, sebaik nya tampilkan sistem terowongan dg penyangga yg diperlukan sehingga dpt sebagai referensi untuk kami2 dan tmn2 yg bekerja di terowongan.
    Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s