
Dam Ponre-Ponre merupakan dam ke-2 di Indonesia yang menggunakan konstruksi CFRD setelah Dam PLTA Cirata.
Data proyek dam Ponre-Ponre :
Nama Proyek : Ponre-Ponre Dam
Lokasi : Kec. Libureng & Kahu, Bone, Sulawesi Selatan
Type dam : Concrete Faced Rockfill Dam (CFRD)
Bengunan pelengkap : Spillway, Diversion Tunnel, Intake dan Outlet Tunnel, Steel Bridge
Tinggi : 55 m
Kapasitas reservoir : 41 juta m3
Pemilik Proyek : PPSA Jeneberang Departemen PU
Konsultan : Nippon Koei, Ltd
Kontraktor : HAZAMA – BRANTAS ABIPRAYA JO
Sumber Dana : JBIC
Bangian utama dam beserta bangunan-bangunan pelengkapnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Pekerjaan concrete di tubuh dam yang menjadi ciri khas konstruksi CFRD dapat dibagi menjadi 4 bagian (dimulai dari bagian yang terletak paling bawah) :
1. Concrete Plinth
Pada prinsipnya, plinth berfungsi sebagai pondasi utama sebuah bendungan type CFRD. Rumus untuk menentukan tebal plinth (T) adalah :
T (meter) = 0,3 + 0,003 H
H = tinggi genangan air waduk
Typical design dari plinth dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

Type plinth yang digunakan bergantung kepada besarnya garis design, seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

Selain rebar, jenis material yang “tertanam” di dalam concrete plinth cukup banyak macamnya, diantaranya adalah : PVC waterstop, Copper waterstop (waterstop tembaga), Neoprene Rod Ø 12 mm, Neoprene Filler, Felt Strip, Soft Timber 12 mm, Mastic Filler dan PVC Hypalon Sheet.
(bersambung)

KLIK ICON DI BAWAH INI UNTUK MASUK KE FORUM DISKUSI
